Porostimur.com, Sanana – Puluhan warga Desa Waibau, Kecamatan Sanana, mendatangi Mapolres Kepulauan Sula, Maluku Utara, untuk mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku pemukulan terhadap warga mereka yang terjadi di Desa Soamole, Kecamatan Sulabesi Tengah.
Peristiwa pemukulan tersebut terjadi saat acara pesta ronggeng pada Senin dini hari, sekitar pukul 03.00 WIT. Insiden itu memicu kemarahan warga Waibau yang menilai penanganan aparat kepolisian terkesan lamban.
Massa Desak Polisi Bertindak Cepat
Pantauan Porostimur.com, Senin (15/12/2025), massa berkumpul di halaman Mapolres Kepulauan Sula. Seorang perwakilan warga kemudian keluar dari ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk menyampaikan hasil pertemuan dengan pihak kepolisian.
Ia menyampaikan bahwa laporan telah diterima dan kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan serta pencarian terhadap pelaku pemukulan.
Namun, penjelasan tersebut belum meredam kekecewaan warga. Sejumlah massa meluapkan kemarahan dengan berteriak dan mengancam akan melakukan pencarian sendiri terhadap warga asal Desa Soamole apabila pelaku tidak segera ditangkap.
“Kalau tidak ditangkap, kita cari orang Soamole di pasar saja. Jangan sampai kepala desa dan ketua BPD sembunyikan pelaku. Kalau tidak ketemu, kita juga akan cari di kantor-kantor,” teriak salah satu warga di tengah kerumunan.









