Tokoh Maluku Kritik Pemerintah Soal Antisipasi Krisis Energi: Tata Kelola Impor BBM Disorot

oleh -248 views
Tokoh senior Maluku, Engelina Pattiasina, mengkritik pemerintah yang dinilai belum maksimal mengantisipasi dampak krisis geopolitik global terhadap ketahanan energi nasional.

Porostimur.com, Jakarta – Tokoh senior Maluku Engelina Pattiasina, mengkritik pemerintah yang dinilai belum maksimal mengantisipasi dampak krisis geopolitik global terhadap ketahanan energi nasional.

Ia menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang berpotensi mengganggu jalur distribusi minyak dunia melalui Selat Hormuz.

Ketergantungan Impor Jadi Titik Lemah

Menurut Engelina, ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM membuat posisi negara menjadi rentan terhadap gejolak global.

Ia mempertanyakan praktik lama impor BBM Indonesia yang selama ini banyak melalui Singapura, yang dinilai bukan sebagai produsen minyak, melainkan hanya perantara atau broker.

“Selama puluhan tahun kita impor dari negara yang tidak memiliki sumber minyak. Ini menunjukkan ada persoalan dalam tata kelola migas kita,” ujarnya.

Baca Juga  Protes Pemindahan Sidang Eks Brimob Maut ke Ambon Memanas, Kapolres Tual Diteriaki “Pembohong”

Ia menilai, skema impor berbasis broker di pasar spot telah menciptakan biaya tambahan yang membebani negara serta membuka ruang praktik rente (rent seeking).

Dorong Skema G2G dan Hilangkan Peran Broker

Engelina mendorong pemerintah untuk berani melakukan perubahan mendasar dengan beralih ke skema kontrak Government-to-Government (G2G) langsung dengan negara produsen minyak.

Menurutnya, langkah ini penting untuk:

No More Posts Available.

No more pages to load.