Gempa Sulut-Malut: Ratusan Bangunan di Batang Dua Rusak

oleh -268 views
Hingga hari keempat pascagempa, jumlah pengungsi tercatat mencapai 1.966 jiwa dari 568 kepala keluarga yang tersebar di 29 titik pengungsian. Foto: Beritasatu.com/Sahrudin Nurdi

Porostimur.com, Ternate – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Bitung, Sulawesi Utara dan Ternate, Provinsi Maluku Utara, meninggalkan dampak kerusakan luas dan memaksa ribuan warga mengungsi. Ratusan bangunan dilaporkan rusak, mulai dari rumah warga hingga fasilitas umum dan rumah ibadah.

Pemerintah Kota Ternate bahkan telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak Kamis (2/4/2026) guna mempercepat penanganan bencana.

Ketua Posko Tanggap Darurat Penanganan Bencana Gempa, Rizal Marsaoly, mengungkapkan bahwa kerusakan parah terjadi di enam kelurahan.

“Kerusakan meliputi rumah hunian, fasilitas kantor, sekolah, dan rumah ibadah gereja. Ada 233 bangunan yang rusak, terdiri dari delapan gereja, 223 rumah warga, satu kantor, dan satu sekolah,” ujar Rizal kepada wartawan, Minggu (5/4/2026).

Ratusan Rumah Rusak, Fasilitas Umum Terdampak

Dari total 233 bangunan yang terdampak, sebanyak 104 rumah mengalami kerusakan berat, 58 rumah rusak sedang, dan 61 lainnya rusak ringan. Selain itu, satu gedung kantor dan satu sekolah di Kelurahan Mayau turut mengalami kerusakan.

Baca Juga  Jelang Wukuf, Jemaah Haji Asal Ambon Wafat di Makkah

Data sementara juga mencatat sekitar 23 rumah warga di wilayah Kota Ternate mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat lumpuh, terutama di wilayah terdampak paling parah seperti Kelurahan Mayau yang menjadi salah satu titik kerusakan signifikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.