1.000 Hari Genosida Israel di Gaza: 1.047 Masjid Hancur, 312 Imam Tewas

oleh -18 views
Khan Younis kembali diliputi duka setelah serangan Israel menghantam sebuah rumah di wilayah selatan Jalur Gaza pada Minggu (7/6/2026). Foto: REUTERS/Ramadan Abed

Porostimur.com, Gaza – Genosida yang dituduhkan Pemerintah Gaza terhadap operasi militer Israel di Jalur Gaza telah memasuki hari ke-1.000 sejak konflik pecah pada Oktober 2023. Dalam laporan terbaru yang dirilis pemerintah Gaza pada Kamis (2/7/2026), disebutkan puluhan ribu warga Palestina tewas serta terjadi kerusakan besar terhadap permukiman, fasilitas kesehatan, hingga tempat ibadah.

Laporan tersebut menyebutkan lebih dari 73.000 warga Palestina meninggal dunia selama konflik, termasuk sekitar 21.500 anak-anak dan 12.500 perempuan. Selain itu, sekitar 9.500 orang dilaporkan masih hilang, sementara jumlah korban luka mencapai lebih dari 173.000 orang.

Pemerintah Gaza juga melaporkan lebih dari 5.000 korban mengalami amputasi, dengan sekitar 18 persen di antaranya merupakan anak-anak. Selain itu, tercatat sekitar 1.500 kasus kelumpuhan dan 1.200 kasus kehilangan penglihatan akibat konflik.

Baca Juga  Ibu Hamil Tewas Tertembak di Intan Jaya, Ribuan Warga Gelar Aksi Protes

Ribuan Fasilitas Rusak dan Krisis Kemanusiaan Memburuk

Selain korban jiwa, laporan tersebut menyebut dampak besar terhadap infrastruktur sipil. Pemerintah Gaza mengklaim Israel telah menguasai lebih dari 80 persen wilayah Gaza dan menjatuhkan sekitar 223.000 ton bahan peledak selama operasi militer berlangsung.

Di sektor permukiman, sekitar 335.000 unit rumah dilaporkan hancur total, sementara 737.000 unit lainnya mengalami kerusakan.

No More Posts Available.

No more pages to load.