Porostimur.com, Kairatu — Karnaval Budaya Waimital 2026 dinilai tidak sekadar menjadi perayaan budaya desa, tetapi juga dapat menjadi pemicu lahirnya berbagai event yang mengangkat potensi budaya, ekonomi kreatif (ekraf), UMKM dan pariwisata di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD SBB Abdul Rauf Latulumamina, saat mengapresiasi pelaksanaan Karnaval Budaya Waimital 2026 yang digagas dan diselenggarakan Pemerintah Desa bersama masyarakat Desa Waimital.
Mengusung tema “Harmoni Dalam Inovasi, Berkarya Membangun Desa”, kegiatan tersebut berlangsung pada 27 September hingga 3 Oktober 2026, dengan sejumlah agenda seperti jalan sehat, kegiatan UMKM, pentas seni hingga puncak Karnaval Budaya.
Kreativitas Waimital Dinilai Layak Jadi Contoh
Abdul Rauf menilai kreativitas masyarakat Waimital dalam mengangkat budaya sekaligus potensi ekonomi desa merupakan langkah positif yang perlu mendapat dukungan bersama.
Menurutnya, keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadirkan kegiatan yang positif menunjukkan bahwa desa memiliki ruang besar untuk mengembangkan potensi lokal melalui kreativitas dan kolaborasi.
“Saya memberikan apresiasi terhadap upaya masyarakat dan Pemerintah Desa Waimital yang terus mengangkat potensi desa melalui kegiatan budaya. Pemerintah daerah tentunya patut bangga ketika masyarakat mampu membuat kegiatan positif yang turut membawa nama baik SBB,” ujar Abdul Rauf.









