Dua Tahun TPP Guru Maluku Tak Dibayar, Pemprov Dituntut Beri Kepastian

oleh -67 Dilihat
Sejumlah warganet mengaku belum menerima hak tambahan penghasilan selama berbulan-bulan, bahkan ada yang menyebut tunggakan telah berlangsung hingga satu tahun dua bulan dan dua tahun.

Porostimur.com, Ambon – Keluhan mengenai belum dibayarkannya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga kependidikan di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku kembali mencuat. Sejumlah warganet mengaku belum menerima hak tambahan penghasilan selama berbulan-bulan, bahkan ada yang menyebut tunggakan telah berlangsung hingga satu tahun dua bulan dan dua tahun.

Keluhan tersebut ramai disampaikan melalui kolom komentar unggahan akun Facebook Mario Huliselan Kaqsina yang menampilkan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. Sejumlah tenaga kependidikan dan warganet memanfaatkan ruang komentar itu untuk menyuarakan keresahan sekaligus meminta perhatian pemerintah daerah terhadap kejelasan pembayaran TPP.

Salah satu komentar disampaikan Nen Wattimury. Ia mengaku bertugas sebagai pengelola perpustakaan dan menyebut TPP tenaga kependidikan belum dibayarkan selama satu tahun dua bulan.

Baca Juga  Enam Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Universitas Islam Jadi Sasaran

“Untuk tendik sudah 1 tahun 2 bulan, harap perhatian Bapak Gub juga Kadis Pendidikan,” tulisnya.

Keluhan serupa disampaikan Al Mulk Al Haris yang menyebut pembayaran bagi guru telah tertunda selama dua tahun.

“Guru sudah dua tahun ini seng dibayar,” tulisnya dalam komentar tersebut.

Sementara itu, Moses Jo Ngarru menyoroti perbedaan lamanya waktu tunggu pembayaran yang dikeluhkan para pegawai. Ia membandingkan pegawai yang mengaku menunggu enam bulan dengan tenaga pendidikan lain yang disebut telah menanti jauh lebih lama.

No More Posts Available.

No more pages to load.