Porostimur.com, Ambon – Kodam XV/Pattimura akhirnya membeberkan spesifikasi teknis proyek Waitomu di kawasan Pasar Mardika, Kota Ambon, yang belakangan menjadi sorotan publik menyusul kekhawatiran Balai Wilayah Sungai (BWS) terhadap dampak konstruksi tersebut terhadap fungsi sungai.
Melalui Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Brigjen TNI Julius Jolly Suawa, Kodam menjelaskan sejumlah detail perencanaan konstruksi, mulai dari panjang dan lebar konstruksi, jenis fondasi, hingga sistem pengamanan aliran sungai.
Penjelasan tersebut disampaikan kepada Porostimur.com, Rabu (4/11/2026), sebagai respons terhadap polemik pembangunan infrastruktur yang digagas Kodam XV/Pattimura tersebut.
Dalam pemaparannya, konstruksi dirancang memiliki bentangan sepanjang 120 meter dengan lebar konstruksi mencapai 20 meter. Sementara lebar Sungai Waitomu di lokasi pembangunan disebut sekitar 18 meter.
Dari aspek konstruksi menggunakan fondasi bored pile sebagai penyangga gelagar, dengan ketinggian gelagar direncanakan sekitar 1,55 meter di atas bibir sungai.
Salah satu spesifikasi yang menjadi perhatian adalah desain konstrusi tanpa pilar penyangga di tengah sungai. Menurut penjelasan Kodam, rancangan tersebut dimaksudkan agar tidak menimbulkan hambatan langsung terhadap aliran air.









