Bahlil Disebut Masuk Daftar Target Penyadapan, Golkar Minta Motif Politik Diungkap

oleh -8 Dilihat
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta kepolisian mengungkap secara terang tujuan dan motif di balik dugaan penyadapan tersebut. Ia menilai, kemungkinan adanya kepentingan politik perlu didalami, terlebih jika sasaran penyadapan mencakup sejumlah pimpinan partai politik.

Porostimur.com, Jakarta – Nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia disebut masuk dalam daftar tokoh publik yang diduga menjadi sasaran penyadapan ilegal dalam perkara yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dua perwira tinggi Polri lainnya.

Nama Bahlil muncul dalam daftar 64 tokoh publik yang beredar di media sosial. Namun, daftar tersebut belum dapat dipastikan sebagai daftar resmi sasaran penyadapan yang telah dikonfirmasi penyidik Bareskrim Polri.

Kasus ini menjadi perhatian setelah Bareskrim menetapkan tiga perwira tinggi Polri sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pihak lainnya. Ketiga tersangka adalah Listyo Sigit Prabowo, Irjen Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Eko Hadi Santoso.

Baca Juga  Republik Patronase Para Centeng

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta kepolisian mengungkap secara terang tujuan dan motif di balik dugaan penyadapan tersebut. Ia menilai, kemungkinan adanya kepentingan politik perlu didalami, terlebih jika sasaran penyadapan mencakup sejumlah pimpinan partai politik.

“Terus ditambahkan juga yang disadap itu juga adalah pimpinan-pimpinan partai politik yang lain. Nah, ini kaitannya apakah dengan ada urusan dengan soal politik juga, gitu kan. Politik-politik yang seperti apa, ya kan. Politik dengan tujuan apa,” kata Doli.

No More Posts Available.

No more pages to load.