Porostimur.com | Jakarta: Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan dari informasi yang diperoleh IPW, salah satu yang membuat terganjalnya reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini adalah akibat protes dari kubu Wakil Presiden Maruf Amin.
“Sebab sebelumnya sejumlah calon menteri yang akan ikutan dalam reshuffle sudah dipanggil Jokowi,” kata Neta mengutip Warta Kota, Kamis (27/8/2020).
Namun katanya, ada yang bersedia dan ada yang menolak ditawarkan posisi menteri, dengan alasan pandemi Covid 19 membuat mereka tidak akan bisa bekerja maksimal.
“Tidak dilibatkannya Maruf Amin dalam proses rencana reshuffle ini membuat para pendukungnya melakukan protes.
“IPW berharap memanasnya suhu politik di tingkat elit kekuasaan ini harus cepat disikapi Presiden Jokowi agar tidak berdampak ke akar rumput yang bisa menjadi ancaman bagi stabilitas keamanan, terutama menjelang pilkada serentak Desember mendatang,” kata Neta.
Selain itu Neta menilai ada keresahan yang saat ini sedang melanda para pendukung Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin di ibukota maupun di daerah.
Mereka mempersoalkan kenapa orang orang Jusuf Kalla di lingkungan Istana Wapres tak kunjung dimutasi oleh Mensesneg.




