Setiap malam, sebelum beristirahat, ia akan memastikan kucing kesayangannya berada di tempat yang aman. Biasanya, ia menaruh kucing itu di atas pohon agar terhindar dari gangguan hewan liar.
Kecintaannya terhadap kucing membuatnya dijuluki sebagai Abu Hurairah atau “bapak kucing.” Rasulullah SAW pun kerap memanggilnya dengan sebutan penuh kasih, yaitu Abu Hirr, yang berarti “bapak kucing jantan.”
Jasa Abdurrahman bin Sakhar dalam Islam
DIjelaskan dalam buku Rijalun Haular Rasulu oleh Khalid Muhammad yang diterjemahkan Agus Suwandi, Abdurrahman bin Sakhar atau yang lebih dikenal dengan Abu Hurairah RA adalah salah satu sahabat Rasulullah SAW yang memiliki peran besar dalam penyebaran ajaran Islam.
Salah satu kelebihannya adalah kemampuan membaca dan menulis di masa ketika hal itu masih sangat langka di kalangan masyarakat Arab.
Pada zaman tersebut, hanya segelintir orang yang mampu membaca dan menulis, bahkan di dunia Barat sekalipun masih banyak yang buta huruf. Dengan izin Allah SWT, Abu Hurairah RA telah memiliki kemampuan ini, yang membuatnya mampu memahami dan menjaga ilmu dengan baik.
Selain itu, Abu Hurairah RA dikenal memiliki otak yang sangat jenius. Ia mampu menghafal ribuan hadits Rasulullah SAW dengan ketepatan luar biasa, menjadikannya perawi hadits terbanyak di antara para sahabat.










