ABG Asal Manado ini Mengaku Diterlantarkan Oknum Pejabat Pemda Kepulauan Sula

oleh -1.990 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Seorang oknum pejabat di salah satu instansi pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara (Malut) berinisial KM diduga melantarkan seorang gadis berinisial LB (16) yang berasal dari Manado, Provinsi Sulawesi Utara selama beberapa bulan di Kota Ternate. Gadis tersebut dengan terpaksa menumpang hidup di kerabatnya yang ada di Ternate selama kurun waktu beberapa bulan terakhir ini.

Kepada wartawan di Ternate, Rabu (30/6/2021), LB bercerita bahwa awal mula Ia mengenal oknum pejabat tersebut melalui media sosial (medsos) facebook. Kemudian hubungan keduanya pun berlanjut, sampai pada bulan September 2020 lalu KM memintanya agar bersedia ke Kota Ternate. KM juga menyanggupi untuk membayar semua ongkos perjalanannya ke Ternate.

KM bersama gadis ABG di salah satu taman kota (foto : Istimewa)

“Waktu itu dia hanya kirim doi 400 ribu, dia suru saya ke Ternate nanti dia jemput,” ungkap gadis asal Kecamatan Tuminting Manado itu dengan pasrah.

Baca Juga  Puisi-Puisi Ida Azuz Sialana

Gadis beliau yang baru lulus SMA itu menjelaskan, setelah dirinya tiba di Kota Ternate, Ia diajak oleh KM untuk mencari tempat tinggal (kost) nanti dibayarkan oleh KM, gadis itu pun menyanggupi dan akhirnya dia tinggal di salah satu kamar kost yang beralamat di Kelurahan Kampung Pisang, Kota Ternate Tengah.

Selang beberapa hari berlalu, KM lantas ke Sanana karena menjalakan tugas di salah satu instansi di sana. Kala itu, KM hanya memberikan uang senilai Rp. 300 ribu untuk kebutuhan LB.

“Saya percaya dia karena selama beberapa hari kami di Ternate dan sebelum dia ke Sanana, dia bilang kalau terjadi sesuatu dia akan bertanggung jawab,” katanya melansir asiyanews.com.

Ditinggalkan beberapa bulan di Kota Ternate, KM diketahui sering mengirim uang untuk makan minum, namun hal itu tidak berlangsung lama.

Setelah dilantik sebagai salah satu pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kepulauan Sula, sikap KM mulai berubah tidak peduli. Bahkan terhitung sejak bulan Mei lalu LB pun sudah tidak dipedulikan lagi oleh KM.

Baca Juga  Presiden Amerika Joe Biden Langsung Pecat Kepercayaan Donald Trump Hari Pertama Kerja

Merasa tertekan gadis itu meminta KM agar memberikan ongkos untuk pulang ke Manado, namun hal itu tidak ditanggapi oleh KM.

Merasa dipermainkan, LB mengatakan akan melaporkan KM ke pihak berwajib. Namun hal itu tidak membuat KM berubah, KM malah berbalik mengancam LB dengan kata-kata kotor.

“Nomor hp, dan facebook saya sudah diblokir oleh dia, saya sempat bilang kedia kase pulang saya ulang di saya pe orang tua, tapi tidak pernah direspon, bahkan ada nomor baru yang telpon ternyata dia, baru dia maki-maki saya,” ungkap gadis ABG itu.

Gadis ABG bersama KM oknum pejabat Kep. Sula (foto : Istimewa)

Bingung dan tidak tahu berbuat apa, LB lantas menghubungi orang tuanya di Manado, sang ibu, Faradila Tanggouw pun langsung bergegas ke Ternate dan tiba pada Rabu pagi tadi.

Baca Juga  Basarnas Ternate Temukan Tiga Warga Sanana yang Hilang Dengan Longboatnya

Usai bertemu sang anak, Faradila Tangguw mengatakan, selaku orang tua, pihaknya tidak menerima baik atas kejadian yang dialami oleh putrinya ini. Faradila berencana melaporkan kejadian ini ke polisi untuk diproses dengan harapan ada efek jera.

“Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini, sudah begitu dia ancam anak saya dengan kata-kata yang tidak pantas,” ucap Faradila kesal.

(red/anc)