Porostimur.com | Labuha: Ikatan Pelajar Mahasiswa Darussalam (IPMAD) Desa Geti Baru, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan menilai pembuatan Jurnal BUMDes Desa Geti Baru tidak sesuia realita.
Pasalnya dalam jurnal Abdurahman Sosoda yang berjudul Anilisis Pengelolaan BUMDes Desa Geti tertulis Pendapatan BUMdes sebesar Rp12.000.000/bulan dan rata-ratanya Rp144.000.000/tahun dengan sumber data yang didapatkan dari kepala desa
Data ini lantas dipertanyakan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Darussalam (IPMAD), Ilham Azis.
Menurutnya, pendapatan Rp 144.000.000 per-tahunnya di kali masa jabatan kepala desa yang sudah kurang lebih tiga tahun berarti totalnya adalah Rp 432.000.000. Tidak seperti nominal hasil penelitain Abdurahman Sosoda
“Total anggaran yang dimuat dalam jurnal Abdurahman itu keliru jadi pertayaannya uang sebesar itu dikemanakan, ” tanya Ilham
“Menurut pengamatan Saya khususnya Desa Geti kepala desa menjabat sudah kurang lebih tiga tahun ini belum ada pembagunan yang dianggarankan melalui BUMDes sedikitpun, atau mengelurkan anggaran dari BUMDes untuk melakukan pemberdayaan masyarakat. Namun yang ada hanya diperuntukkan kepentingan kelompok, “beber Ilham Aziz kepada porostimur.com, Kamis (2/7/2020)




