Analisis Skandal Cinta Terlarang Berawal dari Ucapan Putri Candrawathi, Begini

oleh -153 views

Lalu, ada pernyataan dari Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto yang sudah dicopot bahwa Putri mengalami pelecehan seksual.

“Tarik ke belakang, Kapolres Jaksel sebut pelecehan seksual. FS berdalih, Yosua telah merusak martabat keluarga. Menko Polhukam mengibaratkannya sebagai konten dewasa,” tutur Reza.

“Tambah lagi apa yang kabarnya Kuat Ma’ruf (tersangka, red) saksikan di Magelang,” tutur Reza.

Dari situlah pria yang pernah mengajar di STIK/PTIK itu lantas menarik benang merah yang berkaitan dengan skandal cinta terlarang itu.

“Akan tetapi kalau sudah masuk ke hal-hal yang beraroma aib, biar teman-teman psikologi yang biasa muncul di program-program seleb saja yang mengulas,” ujar Reza yang enggan memberi analisis terlalu jauh.

Baca Juga  Dana Hibah Rp5,2 M di Kesbangpol Halsel Disorot, APH Diminta Lakukan Penyelidikan

Putri Mengaku Masih Mencintai Irjen Sambo

Bila ditarik lagi ke belakang, ada pernyataan Putri Candrawathi yang berkorelasi dengan analisis Reza Indragiri.

Pernyataan itu disampaikan Putri saat pertama kali muncul ke publik di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Kota Depok, pada Minggu (7/8) malam.

Saat itu Putri ingin menemui suaminya, Ferdy Sambo yang ditahan di tempat khusus di Mako Brimob itu, tetapi tidak bisa bertemu.

Putri yang didampingi pengacaranya tiba-tiba berbicara soal cinta dan lantas menangis.