Porostimur.com, Tual — Kader Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tual-Malra, Dedi Suryadi Tamher, mendesak Partai NasDem untuk bersikap tegas terhadap salah satu kadernya yang merupakan anggota DPRD Tual dan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pada November 2024 lalu.
Desakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap marwah lembaga legislatif daerah serta pentingnya menjaga integritas partai politik.
“Kami meminta ketegasan dari partai NasDem. Jangan terkesan membiarkan dan melindungi kader yang sudah menyandang status tersangka,” tegas Tamher, Rabu (18/3/2026).
Soroti Tanggung Jawab Partai
Menurut Tamher, partai politik memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas demokrasi, termasuk dalam menangani persoalan hukum yang melibatkan kadernya.
“Oleh karena itu, setiap persoalan hukum yang melibatkan kader partai harus ditangani secara serius melalui mekanisme evaluasi internal yang transparan serta langkah organisatoris yang jelas,” ujarnya.
Ia menilai momentum ini menjadi ujian bagi pimpinan partai untuk menunjukkan keberanian moral dalam menegakkan disiplin internal.
“Ketika ada kader yang berhadapan dengan hukum, partai harus bersikap tegas agar tidak menimbulkan persepsi bahwa kekuatan politik dapat melindungi persoalan hukum,” tambahnya.










