Anies, Perubahan, dan Kekuatan Modal Jutaan Rakyat

oleh -21 Dilihat

Obama dan Uang Rakyat

Pekerjaan mencari dukungan keuangan dari rakyat telah dicontohkan oleh Barack Obama, Presiden Amerika, 2008. Pada masa kampanye 2008, Obama berhasil mendapatkan dana dari rakyat dan korporasi sekitar $750 juta (opensecrets.org/pres08/summary.php?cid=N00009638&cycle=2008). Sejumlah 656 juta dollar adalah kontribusi individual. Politico.com dalam “Obama’s army of small donors” melaporkan bahwa 45% jumlah itu datang dari dukungan rakyat dalam jumlah kecil per individunya. Total kontributor dana Obama dilaporkan dari individual itu berkisar 1,7 juta orang sampai 3 juta orang. Kecilnya jumlah donasi berkisar 10 dollar alias Rp. 150.000. Mungkin untuk kesanggupan orang Indonesia itu setara dengan Rp. 25.000. Bibi Obama, orang Kenya, yang tinggal ilegal di Amerika, Zeituni Onyango, pada May 2008 menyumbang $265, namun harus dikembalikan ke KPU karena dianggap sumbangan ilegal.

Baca Juga  Tegaskan Rangkap Jabatan Tak Tambah Beban Negara, Bahlil: Saya Hanya Terima Satu Gaji

Selain buruh, yang percaya pada Obama dengan slogan “Change!, Yes We Can”, kampus-kampus juga banyak memberi sumbangan, seperti staf dan dosen California University. Beberapa pengusaha Wall street, yang melihat pentingnya agenda recovery ekonomi dalam situasi kritis saat itu, akhirnya ikut menyumbang dana kampanye. Namun, karena besarnya kontribusi uang rakyat jelata, maka politik Obama sepanjang berkuasa tetap sama seperti jargonnya, PERUBAHAN.

No More Posts Available.

No more pages to load.