Dalam menggarap film terssbut ada tim yang sangat mendukung, seperti Azwar, Opan Jacky, Baladi, dan Uni. Karena Uni, mengetahui bahasa inggris.
“Kami harus masukan teks ke dalam bahasa inggris dalam film pendek tuan guru ini. Sebab itu, kita butuh data-data yang valid, dan hasil koordinasi saya ke Afrika Selatan, ternyata mereka menyiapkan buku tentang tuan guru,” ujarnya.
Sementara data yang kami peroleh itu seperti, foto dan beberapa buku yang dipakai untuk memperkuat cerita dalam film pendek “Tuan Guru”.
Misalnya, selama tuan guru di Cape Dwon, Afrika Selatan, kata Anita, dia telah membuat Alquran tulisan tangan maupun membangun mesjid pertama kali.
Dari film cerita tentang tuan guru ini, sebelumnya, diambil untuk keperluan Fashion Swo “Haibrite/ setengah online). Tapi Fashion Swo akan disiarkan langsung dari Afrika Selatan.
“Kalau filmnya direncanakan dilauching di jembatan Kesultanan Tidore pada akhir September 2022. Maka dari itu, kami membuat vidio dan foto supaya orang-orang di Afrika Selatan melihat secara jelas,” harapnya. (Len)









