Antisipasi Arus Balik, Polda Perpanjang Pengamanan Pasca Operasi Ketupat Kie Raha

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Terhitung mulai tanggal 17 Mei 2021 Operasi Ketupat Kieraha Polda Maluku Utara dinyatakan berakhir, akan tetapi Polda Maluku Utara dan Polres jajaran akan memperpanjang pengamanan di titik-titik dengan melakukan KRYD (giat rutin yang ditingkatkan), hal tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Maluku Utara Nomor :STR/50/V/OPS.1.1./2021 tertanggal 16 Mei 2021.

Hal tersebut dibenarkan Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H. saat dikonfirmasi diruang kerjanya Selasa (18/05) “Benar, Polda Maluku Utara dan Polres jajaran akan memperpanjang pengamanan dibeberapa titik guna memberikan rasa aman masyarakat dan mencegah terjadinya lonjakan arus balik yang akan dilaksanakan selama 12 hari terhitung tanggal 18 Mei sampai dengan 24 Mei 2021”.

Baca Juga  Sosialisasi 5M, Polsek Batabual Patroli Kunjungi Desa Ke Desa

Titik yang menjadi prioritas yakni pintu keluar masuk di wilayah Maluku Utara seperti Pelabuhan dan Bandara, untuk di Kota Ternate sendiri yang dilakukan pengetatan pengamanan yakni Bandara Sultan Babullah Ternate, Pelabuhan Ahmad Yani, Pelabuhan Semut dan Pelabuhan Bastiong.

Adip juga menjelaskan, bahwasanya perpanjangan pengamanan ini dalam rangka menjamin kamseltibcarlantas dan penanganan serta pengendalian penyebaran Covid-19 pasca berakhirnya Ops Terpusat Ketupat Tahun 2021.

“Dalam pengetatan pengamanan ini, Polda Maluku Utara dan Polres jajaran akan melaksanakan koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan Instansi terkait untuk melakukan tes swab acak terhadap pemudik/orang yang keluar masuk Provinsi Maluku Utara,” jelasnya.

Selain itu, Polda dan Polres akan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mensosialisasikan Protokol kesehatan serta melakukan Swab Antigen bagi Pemudik yang akan kembali di perantauan/kampung halamannya.

Baca Juga  Lagi, jalan masuk SMKN 6 Bitung diblokir pemilik lahan

Kabidhumas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Maluku Utara untuk tetap menunda mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19,

“Apabila terpaksa harus berpergian keluar Maluku Utara, pastikan sudah negatif Covid-19 dengan melakukan swab antigen/Swab PCR”, pungkasnya. (adhy)