Anwar Ibrahim, The Lion of Malays

oleh -773 views

Oleh: Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle

Hilmy Bakar Almascaty, keturunan pendiri Al-Irsyad, seorang yang pernah menjadi penghubung antara Datok Sri Anwar Ibrahim (DSAI) dan Adi Sasono, meminta saya menulis tentang fenomena DSAI ini, sepak terjang perjuangannya dan harapan ke depan. Sebab, DSAI, yang baru saja menjadi Perdana Menteri Malaysia, kemungkinan besar akan mempunyai pengaruh pada kebangkitan Islam dunia. Disamping itu, Hilmy juga menyertakan tulisannya terkait DSAI, “Ada Apa Dengan Taliban Nusantara”, Republika, 7/8/2019. Tulisan ini menceritakan peranan DSAI menghimpun para Mujahidin dari Indonesia untuk berperang di Afganistan, tahun 1980 an. Ketika itu DSAI adalah menteri yang sangat dipercaya Perdana Menteri Malaysia.

Baca Juga  Brasil Ditahan Maroko 1-1, Persaingan Grup B Piala Dunia 2026 Kian Ketat

Menulis tentang DSAI ini tidaklah mudah. Karena kita akan berbicara tentang perjuangan panjang seorang manusia yang gagah berani, hidup dari penjara ke penjara, dan penuh dengan gagasan yang bersifat ideologis. Manusia ini adalah barang langka, ketika kita membandingkan dengan manusia-manusia elite di negeri ini, ada yang bangga jadi boneka, ada yang bangga memukul2 meja sambil berteriak perjuangan sampai titik darah penghabisan, ada yang bangga menghimpun semua oposisi di kantornya tapi kemudian dengan entengnya mendukung perpanjangan masa jabatan presiden secara inskontitutional, dan banyaknya manusia-manusia pelacur politik, yang hidupnya terjebak antara “stick and carrot”. Tentunya tidak hanya di sini, tapi di Malaysia juga.

No More Posts Available.

No more pages to load.