Apkir

oleh -29 views
Link Banner

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapore

Kalau Anda bisa masuk ke jajaran elit maka peruntungan biasanya akan datang secara eksponensial. Kuncinya hanya satu: Bagaimana caranya masuk ke sana. Ke jajaran elit itu.

Ketika Anda sudah menjadi sosialita, terus Anda main-main politik sedikit, dan ternyata berhasil maka buahnya akan berlipat.

Artis yang sudah apkir, misalnya. Mereka masuk politik. Mereka tahu persis bahwa di dunia politik, khususnya politik elektoral, mereka masih bisa bermain. Itulah sebabnya Anda melihat banyak apkir-apkir model beginian di parlemen. Mereka mewakili Anda.

Justifikasinya? Ya nggak ada. Kecuali bahwa mereka bisa membawakan diri di depan publik. Mereka tahu kapan harus menutup mulut rapat-rapat. Kapan bikin kontroversi untuk menaikkan rating medsos.

Baca Juga  Naas! Truk Air Masuk Jurang, Kansar Ambon Turun Tangan

Soal kebijakan? Itu dunia lain, Sodaraku. Sangat lain. Disini biasanya mereka diam, mengangguk, setuju pada apapun yang disodorkan petinggi partainya.

Kini ada lagi jalan lain untuk artis apkir: menjadi komisaris perusahan BUMN.

Tentu segala macam alasan bisa dibikin tentang mengapa dia adalah pilihan yang baik dan tepat untuk menjadi komisaris. Tentu kredensial sebagai gitaris tidak termasuk salah satu diantaranya.

Yang terang benderang adalah bahwa konsistensi artis ini menjadi “relawan” dalam kampanye pemilihan presiden.

Dulu pada jaman Orba, hampir setiap jendral pensiun menjadi komisaris BUMN. Di masa Orbaba (Orba Baru), jendral pensiunan militer diganti oleh akvitis apkir yang menjadi koordinator relawan pilres. Sekarang bertambah maju lagi, artis apkir yang berjasa memenangkan pemilihan juga bisa menjadi komisaris.

Baca Juga  Daniel Dhakidae: Wakil Sebuah Generasi Intelektual

Selamat datang para apkiran! Semoga Anda hadir dengan semangat daur ulang. Barang apkir itu toh masih berguna di tempat lain.

Kecuali bahwa Anda adalah ember plastik untuk menyangga bunga plastik … 😛 😛 😛

Hidup aktivis apkiran! Hidup artis apkiran! 😛 (***)