Banjir dan Longsor Terjang Tamako, Rumah Warga Rusak hingga Lima Jembatan Putus

oleh -36 views
Banjir dan tanah longsor yang dipicu tingginya intensitas hujan melanda Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (22/7/2026). Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak dan tertimbun material longsor, sementara lima jembatan penghubung antarkampung dilaporkan putus.

Porostimur.com, Sangihe – Banjir dan tanah longsor yang dipicu tingginya intensitas hujan melanda Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (22/7/2026). Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak dan tertimbun material longsor, sementara lima jembatan penghubung antarkampung dilaporkan putus.

Sesaat setelah menerima laporan dari wilayah terdampak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen, mendata kerusakan, sekaligus membantu proses evakuasi warga yang terdampak.

Berdasarkan data sementara, wilayah yang mengalami dampak paling parah berada di Kampung Binala dan Kampung Lelipang.

Rumah Tertimbun, Jembatan Penghubung Putus

Di Kampung Binala, satu rumah warga dan satu rumah dinas Puskesmas Tamako tertimbun material longsor. Sementara itu, sebuah rumah lainnya hanyut terbawa derasnya arus banjir.

Adapun di Kampung Lelipang, dua rumah warga mengalami kerusakan berat akibat banjir. Selain merendam permukiman, banjir juga memutus lima jembatan yang selama ini menjadi akses utama mobilitas masyarakat.

Baca Juga  Dokumen Anggaran DPMD SBB Jadi Sorotan, Publik Minta Audit dan Penjelasan Resmi

Putusnya jembatan tersebut menyebabkan aktivitas warga dan transportasi antarkampung untuk sementara waktu terganggu.

BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu Labesi, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, TNI, Polri, dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan di lokasi bencana.

No More Posts Available.

No more pages to load.