Bantu Perangi Covid-19, LSM Rorano Maluku Utara Sampaikan Sejumlah Rekomendasi

oleh -262 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Membaca penjelasan Kadis Kesehatan Maluku Utara di media cetak lokal pada 27 Maret 2020 bahwa Maluku Utara sudah memiliki 20 boks berisi 4800 Rapid Test Kit yang dikirim pemerintah pusat maka LSM RORANO Maluku Utara menyampaikan agar penggunaan Rapid Test sebaiknya diprioritaskan untuk puluhan tenaga kesehatan yang berkontak langsung dengan kasus positif 01 selama yang bersangkutan masuk IGD hingga dirawat di Ruang Paru RSUD Chasan Boesoerie.

Direktur LSM Rorano Maluku Utara, Asghar Saleh melalui press klaar yang diterima porostimur.com, Jumat (27/3/2020) menyebutkan, Rapid Test sesuai protokol Kemenkes RI dilakukan terhadap 3 kelompok prioritas. 1). PDP dan ODP atau orang yang berkontak langsung dengan kasus postif. 2) petugas kesehatan. 3) para pemangku kepentingan yang bergerak di lapangan seperti tim satgas, jurnalis, TNI Polri, Camat, Lurah, Imam, Pendeta dll.

Baca Juga  Usai Gempa, Kantor Walikota Ambon Tutup. Kantor Gubernur Maluku Kosong

Asghar bilang, Rapid Test bertujuan untuk menekan penyebaran virus agar tak semakin meluas, maka Rapid Test sebaiknya dilakukan di daerah yang sudah memiliki kasus positif seperti Ternate. Distribusi Rapid Test Kit ke Kabupaten/Kota lain sebaiknya dipertimbangkan ulang.

Asghar juga meminta agar pelaksanaan Rapid Test sebaiknya dipercepat kepada puluhan petugas kesehatan RSUD yang sudah seminggu ini melakukan karantina atas inisiatif sendiri di rumah. Belum ada pendampingan dan juga dukungan vitamin kepada mereka untuk memperkuat imunitas tubuh.

Link Banner

“Jika hasil Rapid Test negatif maka akan dilakukan test ulang dalam jangka waktu seminggu. Jika hasilnya positif maka segera lakukan penanganan khusus sesuai protokol CoVid19”, katanya.

Baca Juga  Kasus Korupsi Dana PAUD Masuk Dalam Agenda Sidang Eksepsi PN Manado

Selain itu, LSM Rorano juga menyarankan untuk memutus mata rantai penularan dan mengikuti anjuran pemerintah agar tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang

“LSM Rorano meminta agar kegiatan press conference yang dilakukan Gugus Tugas Covid19 Maluku Utara setiap sore ditiadakan. Tempat pelaksanaannya kecil dan tertutup sehingga narasumber dan awak media tidak bisa menjaga jarak. Penyebaran informasi perkembangan penanganan CoVid19 bisa di lakukan secara online melalui WAG atau DM,” tukas Asghar.

“Demikian juga kegiatan sejenis atau kegiatan lain yang dilakukan oleh pihak manapun dengan mengumpulkan banyak orang,” sambungnya.

Lebih jauh mantan Anggota DPRD Kota Ternate ini mengatakan, karena Ternate sudah memiliki kasus positif maka dimintakan kepada MUI Kota Ternate agar melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak untuk mempertimbangkan kemungkinan mengeluarkan himbauan agar kegiatan ibadah sebaiknya dilakukan di rumah masing masing.

Baca Juga  Dispar Maluku harapkan penuhi target PAD

LSM RORANO juga meminta Walikota Ternate agar mengeluarkan keputusan Walikota memperpanjang pengaturan waktu bekerja dari rumah bagi seluruh PNS di Ternate. Keputusan ini penting untuk mengsingkronkan waktu libur siswa SD dan SMP yang diperpanjang hingga tanggal 11 April nanti. Desakan yang sama juga ditujukan untuk Gubernuer Maluku Utara. Menurut Kami, tidak akan efektif upaya memutus rantai penularan dengan kegiatan di rumah jika tidak ada konsistensi dan kesamaan waktu libur antara sekolah dan kantor. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *