Dilansir akun facebook pribadinya, Резніков Олексій, Rabu (2/3/2022), orang kepercayaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky itu mengunggah pengumuman.
Postingan tersebut juga dibagikannya di Twitter sebagai platform media sosial yang kerap digunakan pejabat Ukraina dalam masa krisis sekarang.
Menurut Oleksii Reznikov, pihak Ukraina telah berhasil membunuh dan melukai 5.300 pasukan Rusia.
Sementara, ratusan tentara lain telah disandera dan ditahan.
“Banyak dari tentara tersebut masih sangat muda. Kremlin mengubah mereka menjadi kriminal, membuat mereka menjadi pembunuh,” kata Oleksii Reznikov dalam tulisannya.
“Beberapa dari mereka ditipu, sementara yang lain telah dipengaruhi propaganda atau mendapat intimidasi.”
Karenanya, Oleksii Reznikov memberi pilihan kepada pasukan Rusia agar tak lagi terlibat dalam perang tersebut.
Ia menekankan bahwa masyarakat Ukraina begitu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Oleh karenanya, demi menyelamatkan nyawa, pemerintah rela memberikan kesempatan agar kedua belah pihak mendapat keuntungan.
“Kami menawarkan tentara Rusia pilihan, mati dalam perang yang tidak adil atau amnesti penuh dan kompensasi 5 juta rubel,” tutur Oleksii Reznikov.
“Jika mereka meletakkan senjata mereka dan menyerah secara sukarela.”




