Dalam keterangannya, militer menyebut pasukan di wilayah Hebron menembaki sebuah kendaraan yang dianggap melaju ke arah mereka dengan kecepatan tinggi.
Prajurit kemudian merespons dengan melepaskan beberapa tembakan tunggal yang mengakibatkan tiga warga Palestina terluka dan selanjutnya dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
Otoritas militer menegaskan bahwa insiden tersebut masih dalam proses peninjauan lebih lanjut.
Ketegangan di Tepi Barat Meningkat
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah Tepi Barat sejak serangan kelompok Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023.
Serangan tersebut menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyebabkan ratusan lainnya disandera, serta memicu konflik berkepanjangan yang hingga kini masih berlangsung di Jalur Gaza.
Peristiwa penembakan yang menewaskan bayi tersebut kembali menambah daftar korban sipil dalam konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









