Israel Ingin Usir Paksa Penduduk Gaza, Masih Tunggu Persetujuan Amerika Serikat

oleh -27 Dilihat
Israel disebut tengah menyiapkan rencana pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza. Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan, rencana tersebut masih menunggu persetujuan Amerika Serikat (AS), termasuk terkait negara atau wilayah yang akan menjadi tujuan warga Gaza.

Porostimur.com, Gaza — Israel disebut tengah menyiapkan rencana pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza. Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan, rencana tersebut masih menunggu persetujuan Amerika Serikat (AS), termasuk terkait negara atau wilayah yang akan menjadi tujuan warga Gaza.

Katz menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi yang diselenggarakan media Israel, Ynet dan Yedioth Ahronoth, Rabu (2/9/2026).

“Pada akhirnya, tidak ada solusi nyata bagi Gaza tanpa adanya migrasi ini,” ujar Katz.

Ia mengatakan pemerintah Israel telah menyiapkan mekanisme untuk mengeluarkan warga Gaza melalui berbagai jalur.

“Pemerintah Israel terorganisir dan siap untuk mengeluarkan mereka—melalui jalur laut, udara, maupun segala cara yang memungkinkan,” katanya, seperti dilansir The New Arab, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga  Buku Para Penjilat

Kedutaan Besar AS mengarahkan permintaan komentar terkait pernyataan tersebut kepada Departemen Luar Negeri AS di Washington.

Pemindahan paksa penduduk sipil dari wilayah pendudukan merupakan tindakan yang dilarang dalam hukum humaniter internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang dalam kondisi tertentu.

Gagasan Trump Kembali Diangkat

Rencana tersebut mengingatkan kembali pada gagasan Presiden AS Donald Trump yang pada awal masa jabatan keduanya pernah menyerukan agar sekitar dua juta warga Palestina meninggalkan Jalur Gaza.

No More Posts Available.

No more pages to load.