Begini Strategi Ekspansi dan Investasi Harita Nickel (NCKL)

oleh -58 views
Foto: Pabrik nikel terbesar di dunia yang dimaksud yaitu pabrik nikel sulfat yang merupakan bahan utama penyusun prekursor katoda baterai kendaraan listrik. Pabrik nikel sulfat ini berada di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. (Dok. Harita Group Pulau Obi)

Porostimur.com, Jakarta – PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) alias Harita Nickel berambisi menjadi pemain besar di industri nikel dunia. Berbagai strategi ekspansi dan investasi pun dilakukan perseroan. Langkah besar yang dilakukan Harita Nickel sejalan dengan program hilirisasi pemerintah di sektor nikel.

Head of Investor Relations Harita Nickel, Lukito Gozali menegaskan bahwa perusahaan selalu terbuka terhadap seluruh mitra strategis yang memiliki visi dan misi sejalan. Hal ini penting agar kolaborasi dapat berkontribusi dalam mendukung program industrialisasi pemerintah. Dalam upayanya untuk terus tumbuh dan memperluas pasar, Harita Nickel juga terbuka terhadap berbagai peluang akuisisi tambang nikel.

“Meskipun belum ada rincian spesifik mengenai nilai investasi, perusahaan akan mempertimbangkan faktor lokasi, luas, cadangan, dan sumber daya tambang dalam proses pengambilan keputusan,” jelas Lukito mengutip Investor Daily, Rabu (19/6/2024).

Baca Juga  Usut Kasus Ambon Plaza Kapolda Maluku Bentuk Tim Penyidik Gabungan

Hal itu merespons soal penggunaan dana rights issue sebanyak 18,92 miliar saham. Rumor yang beredar menyebutkan ada tiga perusahaan besar yang siap mengeksekusi rights issue tersebut, yakni Glencore, Itochu, dan anak usaha Astra International, United Tractors (UNTR).

No More Posts Available.

No more pages to load.