Belinda Bencic Taklukkan Barbora Krejcikova Di Olimpiade Tokyo

oleh -14 views
Link Banner

Porostimur.com | Tokyo: Petenis berkebangsaan Swiss, Belinda Bencic berhasil menjejakkan kaki di perempatfinal Olimpiade Tokyo usai menjinakkan juara French Open musim 2021, Barbora Krejcikova.

Meski kecolongan set pertama, petenis unggulan kesembilan menolak untuk menyerah dan bangkit untuk memetik kemenangan 1-6, 6-2, 6-3 atas petenis unggulan kedelapan, Krejcikova di babak ketiga. Kekalahan tersebut menjadi kekalahan kedua petenis unggulan kedelapan dari 24 pertandingan terakhir yang ia lakoni.

Karena hujan, pertandingan di lapangan luar dari Ariake Tennis Park terlambat dimulai selama 1 jam. Setelah mereka memainkan empat game, gangguan lain kembali muncul. Saat itu petenis berkebangsaan Ceko unggul dengan 3-1. Ketika pertandingan dilanjutkan, petenis unggulan kedelapan langsung menyambar tiga game secara beruntun sehingga ia unggul dengan satu set.

Baca Juga  Kapolres Halsel Pantau Langsung Kegiatan Gerai Vaksin TNI-Polri di Klinik Polres

Akan tetapi, Bencic membuat pertandingan lebih rumit bagi petenis berkebangsaan Ceko dengan memenangkan set kedua dan memaksakan set penentu.

Ketika servis berada di tangan Krejcikova pada kedudukan 3-4 di set ketiga, petenis unggulan kesembilan berhasil mendapatkan peluang break penentu dan memenangkan game tersebut. Ketika pengembalian backhand petenis unggulan kesembilan menyentuh garis pada peluang match pointnya, ia berteriak dan melemparkan kepalan tangan ke arah tim pelatihnya.

Berdiri di antara Bencic dan satu tempat di semifinal Olimpiade Tokyo adalah runner up French Open musim 2021, Anastasia Pavlyuchenkova.

Petenis unggulan ke-13, Pavlyuchenkova tampil menakjubkan ketika menyisihkan petenis berkebangsaan Spanyol, Sara Sorribes Tormo dengan 6-1, 6-3. Dengan kemenangan tersebut, ia telah memenangkan 15 dari 19 pertandingan terakhir yang ia lakoni.

Baca Juga  Subuh Tadi, Gempa Magnitudo 3.9 Kembali Guncang Kobisonta

Musim panas tahun ini, petenis berkebangsaan Rusia menikmati kebangkitannya setelah melenggang ke final Grand Slam nomor tunggal pertama dalam kariernya di French Open. Pencapaian tersebut membantunya kembali ke peringkat 20 besar dengan menghuni peringkat 18 dunia.

Petenis berusia 30 tahun, Pavlyuchenkova memperlihatkan permainan yang mumpuni, termasuk menciptakan 17 peluang break point dan mengkonversi lima di antaranya. Ia juga menghasilkan 25 winner dan memenangkan 73 persen poin yang diperjuangkan di area net.

Jelang pertemuan di perempatfinal Olimpiade Tokyo, Bencic unggul dalam head to head melawan Pavlyuchenkova dengan 5-2, tetapi petenis berkebangsaan Rusia memenangkan pertemuan terakhir mereka di Dubai musim 2020.

(red/ligaolahraga)

No More Posts Available.

No more pages to load.