Bidik Potensi Ikan Nemo, KKP Gelar Pelatihan RAS di Ambon

oleh -8 Dilihat

Porostimur.com | Ambon: Untuk meningkatkan potensi budidaya serta menciptakan peluang usaha baru di bidang budidaya perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelenggarakan Pelatihan Pembesaran Ikan Hias Nemo dengan Resirculating Aquaculture System (RAS).

Kegiatan itu digelar melalui Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon, Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan KP, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM).

“Budidaya ikan hias nemo dapat menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan serta mudah dijalankan. Selain tidak membutuhkan lahan yang luas, juga tidak harus memulainya dengan modal besar,” tutur Sekretaris BRSDM, Kusdiantoro dalam keterangan resminya yang diterima redaksi porostimur.com, Sabtu (21/11/2020).

Menurutnya, Pelaku usaha ikan hias di Ambon harus menangkap peluang ini. Dengan optimalisasi dan efisiensi sistem budidaya, bisa mengeliminir permasalahan-permasalahan terkait dengan budidaya nemo, sehingga kegiatan budidaya ikan hias di Provinsi Maluku dapat berjalan lebih optimal.

Ambon tercatat memiliki potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang mumpuni pada sektor kelautan dan perikanan. Hal yang membanggakan salah satunya adalah produksi ikan hias laut. Budidaya ikan laut di Teluk Ambon sangat potensial karena memiliki perairan tenang, dengan kedalaman ambang antara 9 – 13 meter.