BMKG: Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi di Maluku Utara Hingga 9 Oktober

oleh -23 views

Porostimur.com, Ternate — Dalam dua hari terakhir, cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda sejumlah wilayah di Maluku Utara, termasuk Kota Ternate. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi ini masih akan berlangsung hingga Rabu, 9 Oktober 2025, dengan kecepatan angin yang bisa mencapai 25 knot.

“Kami melihat adanya kondisi angin kencang hingga 9 Oktober dengan kecepatan angin berkisar 20 hingga 25 knot yang terjadi merata di Maluku Utara. Seperti di Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Selatan, dan Kepulauan Sula,” ujar Analis Data dan Informasi BMKG Maluku Utara Zaki Alin Nuary, saat dikonfirmasi, Selasa (7/10/2025).

Pengaruh Siklon Tropis di Laut Cina Selatan

Zaki menjelaskan, fenomena siklon tropis di Laut Cina Selatan menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya kecepatan angin di wilayah Indonesia, termasuk Maluku Utara. Meski demikian, intensitas angin diperkirakan akan mulai menurun secara bertahap dalam dua hari ke depan.

Baca Juga  Maluku Raih Peringkat Dua Nasional TPID Award 2025, Bukti Efektivitas Pengendalian Inflasi Daerah

“Fenomena siklon tropis inilah yang memicu adanya cuaca ekstrem. Tapi kecenderungan kecepatan angin akan menurun dalam beberapa hari mendatang,” jelasnya.

Imbauan bagi Masyarakat dan Nelayan

BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah pesisir dan melakukan aktivitas pelayaran, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan gelombang tinggi di perairan.

“Kami imbau kepada masyarakat wilayah pesisir dan pelaku pelayaran untuk berhati-hati. Karena potensi angin kencang ini juga dapat berdampak pada peningkatan tinggi gelombang,” ujar Zaki.

Tak hanya bagi nelayan, imbauan juga ditujukan kepada masyarakat umum untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi cuaca belum stabil.

No More Posts Available.

No more pages to load.