BPBD Maluku Gelar Konferensi Pers Terkait Informasi Dampak Gempa

oleh -41 views

Porostimur.com | Ambon: Pasca gempa bumi pada 26 September 2019 dengan kekuatan gempa 6.8 magnitudo yang terjadi beberapa waktu lalu, BPBD Provinsi Maluku, Pemerintah Provinsi Maluku dan Korem 151/Binaiya telah melakukan pendataan pada beberapa titik gempa yang terjadi di Pulau Ambon, Kairatu SBB, Saparua Maluku Tengah dan sekitarnya, di Aula Korem 151/Binaiya, Kamis (3/10/2019).

Humas Satgas Bencana Gempa Provinsi Maluku, Frona Koedobon, mengatakan sampai dengan jam 1 siang data di pusat data posko penanggulangan bencana yaitu jumlah korban bencana Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat adalah luka berat 75 orang, luka ringan 74 orang, pengungsi 95.256 orang, dan meninggal dunia 36 orang.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Hadiri Pentahbisan Pastori II GPM Bukit Zaitun

Sesuai data yang telah di ambil dari lokasi gempa tercatat pengungsi di wilayah Kab.SBB mencapai 103.187 jiwa dari 25.202 KK, Wilayah Kab. Malteng mencapai 53.713 jiwa dari 12.610 KK yang terbagi di Kec.amahai (Gunung Kairatu 1: 299 orang, Gunung Kairatu 2: 275 orang, Gunung Aisooho Ruta: 71 orang, dan Kec. Salahutu, Kec.Leihitu dan Kec. Haruku: 108 orang) dan untuk data pengungsi di wilayah Kota Ambon mencapai 24.596 jiwa dari 3.404 KK.

Pantauan porostimur.com di Posko penanggulangan bencana alam milik Korem 151/Binaiya bukan hanya korban jiwa namun terdapat data tentang kerusakan pada sekolah, rumah ibadah, masjid, pasar, pertokoan dan rumah warga ada yang memiliki kerusakan mulai dari rusak ringan (RR), Rusak Sedang (RS) dan rusak berat (RB).