BPJN Maluku Genjot Preservasi Jalan dan Jembatan, Ambon–SBB–Buru Jadi Prioritas 2026

oleh -24 Dilihat
Kasatker Wilayah I Maluku Ir. Abdul Hamid Payapo, ST, MT / Foto : Ist

Ruas Namlea–Namrole dan Jembatan Wai Mini di Pulau Buru

Sementara di Pulau Buru, BPJN Maluku akan melakukan preservasi jalan Namlea–Namrole serta pembangunan Jembatan Wai Mini.

Menurut Payapo, penanganan ruas ini menjadi penting karena merupakan jalur utama yang menghubungkan pusat pemerintahan, ekonomi, dan pelayanan publik di Pulau Buru.

“Untuk Pulau Buru, dari Namlea sampai Namrole itu kita tangani, termasuk pembangunan Jembatan Wai Mini,” katanya.

Pasar Batu Merah dan Jalan Rusak Kota Ambon Jadi Perhatian

Untuk Kota Ambon, BPJN Maluku memfokuskan pekerjaan preservasi lanjutan di kawasan Pasar Batu Merah, yang sebelumnya belum tuntas akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Preservasi jalan di Ambon kita fokuskan di Pasar Batu Merah, lanjutan pengaspalan tahun kemarin. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Pak Wali Kota, dan nanti beliau akan mensosialisasikan kepada para pedagang agar memberi ruang bagi kami untuk bekerja,” ungkap Payapo.

Baca Juga  Gas Natuna Tak Lagi Sepenuhnya Mengalir ke Singapura, Indonesia Mulai Nikmati Pasokan Domestik

Selain itu, BPJN Maluku juga akan menangani sejumlah ruas jalan berlubang di Kota Ambon, termasuk jalan di depan RS Nania yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena rusak parah.

Diakui Payapo, keterbatasan anggaran pada tahun sebelumnya membuat sejumlah pekerjaan belum terselesaikan. Namun, pada 2026 pihaknya memastikan penanganan dilakukan secara maksimal.

“Target saya di tahun 2026 ini, jalan-jalan yang berlubang, baik di Kota Ambon, Seram, maupun Pulau Buru, akan ditangani semua,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.