Porostimur.com, Labuha — Lapangan GOR Desa Tuokona, Halmahera Selatan, menjadi ruang tumbuh bagi talenta-talenta muda sepak bola. Di tempat itu, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba membuka secara resmi Festival Sepak Bola Anak Merdeka U-10/U-12, Jumat (21/8/2026).
Festival tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari tim terbaik. Bagi Bassam, kompetisi usia dini harus menjadi bagian dari proses pembentukan mental, karakter, disiplin, dan sportivitas anak-anak sejak awal mengenal sepak bola.
Dalam sambutannya, Bassam mengatakan sepak bola merupakan salah satu olahraga yang memiliki daya tarik besar dan selalu dinantikan masyarakat di berbagai belahan dunia.
Karena itu, menurutnya, semangat dan bakat anak-anak perlu dipupuk sejak usia dini melalui pembinaan yang berkelanjutan.
“Saya mengapresiasi panitia, pelatih, orang tua, dan anak-anak peserta festival atas komitmen membina bakat sepak bola sejak usia dini,” ungkap Bassam.
Bukan Sekadar Menang dan Kalah
Bassam mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
Festival sepak bola, menurutnya, harus menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar menghadapi kemenangan maupun kekalahan sekaligus membangun keberanian dan rasa percaya diri.









