Buka Forum Konsultasi Publik, Usman Sidik Ingatkan Visi Senyum Halmahera Selatan

oleh -385 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di bawah pimpinan Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, melakukan konsultasi publik terkait penyempurnaan draf rancangan awal, RPJMD Tahun 2021-2026.

Bupati Usman Sidik mengatakan, Permendagri, Nomor: 86 Tahun 2017, Pasal 12 menegaskan bahwa RPJMD merupakan penjabaran dari visi, misi dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah, serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang di sertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu pendek, rencana tata ruang wilayah dan rencana pembangunan jangka menengah nasional.

“Kegiatan konsultasi publik ini memiliki makna yang sangat strategis dalam rangka mendapatkan masukan dan pengayaan substansi dari seluruh pemangku kepentingan dan stakeholder guna penyempurnaan draf rancangan awal RPJMD tahun 2021-2026,” tandasnya.

Baca Juga  Ini Dua Kelompok yang Tak Lelah Serang Anies Baswedan

Dalam sambutannya, mantan jurnalis ini mengatakan, momentum forum konsultasi ini harus dipakai untuk memperkuat dan menyabarkan visi-misi pemerintah Halmahera Selatan lima tahun ke depan, yakni bersatu mengembalikan senyum Halmahera Selatan yang lebih baik, beradab, dan penuh berkah.

“Ada tujuh misi yang disebut Sapta Cipta, yakni merevitalisasi bangunan kebersamaan dan kedamaian seluruh komponen masyarakat dalam bingkai semangat saruma, meningatkan kualitas sistim pelayanan pemerintahan yang bertumpu pada prinsip reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, serta manajemen berbasis nilai, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui revitalisasi sistem pelayanan jaminan sosial masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, meningkatkan kualitas SDM melalui sistem pelayanan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata dan terjangkau,” beber Usman.

Baca Juga  Bupati Halsel Buka Lomba Mancing Mania Dies Natalis Unkhair Ternate di Desa Modayama

“Kemudian, merevitalisasi sistem kemandirian ekonomi daerah berbasis budaya, yang bertumpu pada pengembangan potensi lokal unggulan yang bernilai tambah, berdaya saing dan ramah lingkungan, mengembangkan sistim pembangunan infrastruktur terpadu, berbasis kepulauan, yang berkualitas dan merata bagi kepentingan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun dan melestarikan kembali nilai-nilai budaya dan adat seatorang, sebagai sumber inspirasi pembangunan, demi terwujudnya masyarakat yang beradab dan berkepribadian,” pungkasnya (adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.