“Ada tujuh misi yang disebut Sapta Cipta, yakni merevitalisasi bangunan kebersamaan dan kedamaian seluruh komponen masyarakat dalam bingkai semangat saruma, meningatkan kualitas sistim pelayanan pemerintahan yang bertumpu pada prinsip reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, serta manajemen berbasis nilai, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui revitalisasi sistem pelayanan jaminan sosial masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, meningkatkan kualitas SDM melalui sistem pelayanan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata dan terjangkau,” beber Usman.
“Kemudian, merevitalisasi sistem kemandirian ekonomi daerah berbasis budaya, yang bertumpu pada pengembangan potensi lokal unggulan yang bernilai tambah, berdaya saing dan ramah lingkungan, mengembangkan sistim pembangunan infrastruktur terpadu, berbasis kepulauan, yang berkualitas dan merata bagi kepentingan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun dan melestarikan kembali nilai-nilai budaya dan adat seatorang, sebagai sumber inspirasi pembangunan, demi terwujudnya masyarakat yang beradab dan berkepribadian,” pungkasnya (adhy)









