Bupati Buru Tegaskan Tidak Ada Perayaan Tahun Baru

oleh -7 views

Porostimur.com | Namlea: Pemerintah Kabupaten Buru memberikan pernyataan untuk tidak mengizinkan adanya perayaan tahun baru terhadap warga Buru pada akhir tahun tanggal 31 malam nanti menyusul keputusan untuk mempertimbangkan keselamatan masyarakat dari peluang penyebaran covid-19 yang mungkin saja terjadi.

Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi, SPi, MM menegaskan, adanya momen perayaan pergantian tahun tentu akan akan menyebabkan berkumpulnya masyarakat dari berbagai tempat dan berbagai usia dalam jumlah besar.

Untuk itu, Ramli menegaskan, Pemkab Buru dibawah kendalinya telah memutuskan untuk meniadakan peringatan malam pergantian tahun guna mencegah terjadinya kerumunan masyarakat.

“Jadi perayaan tahun baru kali ini, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini tidak ada perayaan tahun baru di Namlea, itu untuk membatasi kerumunan massa dalam perayaan tahun baru,” tegasnya.

Selain dilarangnya perayaan akhir tahun. Masyarakat juga dilarang mengadakan acara yang dapat menimbulkan kerumunan baik dalam jumlah kecil.

“Perayaan tahun baru kali ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena pandemi Covid-19. Jika mau rayakan tahun baru, cukup di rumah saja dengan keluarga,” harap bupati.

pemerintah bahlan melarang adanya perayaan tahun baru 2021, yang berpotensi mengundang kerumunan di dalam maupun luar ruangan, demi tidak terjadinya peningkatan kasus corona.

“Yang kita takutkan, jangan sampai perayaan pergantian tahun menjadi klaster baru penyebaran virus corona di Kabupaten Buru. Untuk itu, lebih baik kita rayakan malam pergantian tahun di rumah saja,” katanya.

Bupati terus mengimbau masyarakat agar masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan, dengan selalu menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19.Kami minta masyarakat tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Semoga wabah ini cepat berlalu, agar kita semua bisa beraktivitas seperti biasa lagi,” kata bupati. (ima)