Bupati Kepulauan Sula Terus Panen Padi, Masyarakat Belum Pernah Nikmati

oleh -82 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Propinsi Maluku Utara (Malut) Hendrata Thes didampingi Kepala Dinas Pertanian, Idrus Baguna dan Sekretaris Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Ir Faruk Bahnan melakukan panen raya padi di Wai Kalopa, Kecamatan Sanana Utara, Kamis (53/2020).

Panen raya padi yang dilakukan di lahan percontohan seluas delapan hektare ini, dimaksudkan untuk mendorong masyarakat agar memaksimalkan potensi pertanian dan perkebunan di Kepulauan Sula guna meningatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat.

Hal ini sebagaimana tekad Bupati Kepsul Hendrata Thes yang mencanagkan visi – misi menjadikan Kepsul sebagai daerah swasembada pangan.

Namun langkah Hendrata Thes untuk menjadikan Kepulauan Sula sebagai daerah swasembada pangan masih jauh dari cita-cita di tahun ketiga pemerintahannya.

Link Banner

Ketua KNPI Kepsul, Saiful Sibela menghitung sudah enam kali bupati melakukan panen raya, namun hasil panen raya belum dapat dinikmati oleh masyarakat Kepsul.

Baca Juga  BNPB: 23 Meninggal, 15 Ribu Mengungsi Akibat Gempa Guncang Maluku

Sebab lanjut Ipul sapaan akrab Saiful, selama ini masyarakat Kepsul selalu membeli dan menkonsumsi beras yang dipasok dari Surabaya, Makassar dan Namlea.

“Barangkali karena beliau bekerja tanpa dukungan wakil bupati dan kurangnya strategi serta program yang jelas dari dinas terrain”, kata Saiful.

Sementara itu aktivis Hipma Sulbar, Muhamat Naipon menghitung Panen Raya yang dilakukan oleh bupati belum bernilai manfaat karena hasilnya belum dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Panen yang pertama dilaksanakan bupati di Desa Wai Ina, Kecamatan Sulabesi Barat, kedua di Desa Kaporo, ketiga di samping Istana Daerah, keempat di Lapas Kelas IIB Sanana, kelima di Wainin dan keenam di Waikalopa. Dari sekian panen raya ini, belum ada beras yang dapat dikonsumsi sebagai bentuk keberhasilan pertanian”, ucapnya. (ifo)