Kemudian, berdasarkan fakta lapangan, saat ini aktivitas keseharian masyarakat SBB di tiga daerah yang berstatus zona merah Covid-19 tersebut, tidak bisa dihindari. Begitupun sebaliknya. Sebab, ada saling ketergantungan kebutuhan di lintas daerah. Semisal, ketergantungan kebutuhan ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan maupun kebutuhan birokrasi.
Selain itu, wilayah SBB saat ini juga sedang dilanda musim hujan. Suhu udara diwilayah sekitar, pastinya akan terasa dingin. Kondisi tersebut, tentu sangat berpotensi menjadi lahan subur berkembang-biaknya virus corona.
Adanya kerawanan tersebut, ia lantas menghimbau kepada warga di Kabupaten SBB agar tidak boleh menganggap remeh tapi harus selalu ikhtiar.
“Intinya, mari sama-sama kita bantu pemerintah untuk cegah Covid masuk ke rumah kita masing-masing. Jangan biarkan rumah kita menjadi klaster penyebaran Covid-19 bagi keluarga serta orang-orang di lingkungan kita. Maka itu, kita harus tetap ikhtiar. Dan salah satu wujud dari ikhtiar itu yakni mari kita sama-sama patuhi protokol pencegahan Covid yang telah di tetapkan pemerintah,” pungkasnya. (andi)




