Dampak Operasi Banjir Al-Aqsa: Dukungan Palestina Menguat, Israel Makin Terisolasi

oleh -12 Dilihat
Operasi Banjir Al-Aqsa meruntuhkan mitos ketangguhan Israel. Foto/X

Porostimur.com, Gaza – Hampir tiga tahun setelah Operasi Banjir Al-Aqsa pada 7 Oktober 2023, dampaknya tidak lagi terbatas pada medan perang Gaza. Konflik tersebut telah mengubah peta politik Timur Tengah, mengguncang posisi Israel di panggung internasional, sekaligus mendorong perubahan besar dalam opini publik dunia terhadap isu Palestina.

Bagi Hala, seorang anak Gaza yang kehilangan orang tuanya akibat serangan Israel, perang bukan sekadar angka korban atau perdebatan geopolitik. Kehilangan telah menjadi bagian dari hidupnya sejak usia dini.

Namun, di tengah kehancuran dan kehilangan itu, masih ada sesuatu yang bertahan: keyakinan kepada Tuhan dan harapan bahwa kehidupan tetap bisa berlanjut.

Kisah Hala menggambarkan paradoks yang muncul setelah 7 Oktober. Di satu sisi, Israel memiliki kekuatan militer yang didukung Amerika Serikat dan dipersenjatai dengan teknologi perang canggih. Di sisi lain, rakyat Palestina tetap mempertahankan kehidupan, identitas, serta tuntutan atas hak mereka meski menghadapi kehancuran besar-besaran.

Operasi Banjir Al-Aqsa kemudian menjadi titik balik.

Baca Juga  PLN dan Kodim 1513 SBB Perkuat Sinergi, Pelayanan Listrik dan Program Strategis Jadi Fokus

Peristiwa tersebut tidak hanya memicu perang besar di Gaza, tetapi juga membuka kembali persoalan pendudukan Palestina yang selama puluhan tahun tertahan dalam proses diplomasi tanpa penyelesaian.

No More Posts Available.

No more pages to load.