Dapat Respon Baik dari Tokoh Agama dan Ketua Pemuda Desa Wailoba, ini Tanggapan Direktur CV Azzahra Karya

oleh -240 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: CV Azzahra Karya yang akan melakukan operasi kayu bulat di kawasan hutan Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, mendapat respons baik dari tokoh agama dan Ketua Pemuda Desa Wailoba.

Salah satu tokoh Agama Desa Wailoba, Solemen Samuda saat diwawancarai porostimur.com di Desa Wailoba pada Senin (14/6/2021) malam, mengatakan, pihaknya menyetujui CV. Azzahra beroperasi di desa tersebut, asalkan perusahaan memperhatikan hal-hal terkait dengan kebutuhan masjid.

“Saya sudah bicarakan sama manajer, di masjid itu banyak kekurangan, yakni seperti pengeras suara, terus lampu yang kurang terang, malah lebih terang lampu di rumah saya, dan hal lain menyangkut pembangunan masjid yang belum selesai,” jelasnya.

Baca Juga  Coldplay Rilis Versi Akustik untuk Single Terbaru Higher Power

Senada dengan Samuda, Ketua Pemuda Desa Wailoba, Abidin Ali pun mengatakan, pihaknya menyetujui CV Azzahra Karya melakukan operasi penerbangan di kawasan hutan Desa Wailoba, hanya saja pihak perusahaan harus memenuhi persyaratan sesuai dengan permintaan masyarakat.

Permintaan masyarakat yang dimaksud, yaitu perusahaan harus melakukan perbaikan akses jalan dari Waitina Goi menuju Desa Wailoba, membangun dua jembatan penghubung, dan memperbaiki jalan tani.

“Saya pribadi, sangat setuju dengan adanya perusahaan. Dan kita akan bikin satu perjanjian dengan perusahaan, bahwa perusahaan harus biking katong (kami red) jembatan, biking katong pung jalan yang sementara rusak, dan katong pung jalan tani,” katanya.

Abidin menegaskan, apabila pihak perusahaan tidak merealisasikan apa yang telah menjadi tuntutan atau kemauan masyarakat, maka selaku ketua pemuda juga mempunyai hak untuk menahan alat untuk tidak melakukan operasi.

“Kalau memang perusahaan tidak memenuhi kita punya tuntutan, maka kita berhak untuk menahan alat. Sampai perusahaan penuhi kita punya kemauan, baru perusahaan kembali melakukan operasi,” tegasnya.

Baca Juga  Jelang Sholat Jum'at, Unit KBR Gegana Maluku Sterilkan Sejumlah Masjid

Disentil soal dampak, Abidin bilang, tidak ada dampak yang negatif. Jika ada, maka Desa Wailoba sudah hilang dengan adanya perusahaan sebelumnya yang telah beroperasi.

Sementara Direktur CV Azzahra Karya, Djawal Fokaaya saat dikonfirmasi porostimur.com pada Rabu, (16/6/2021) di Desa Mangoli mengatakan, apapun tuntutan yang diminta oleh tokoh agama, pemuda, maupun masyarakat, pihaknya akan merealisasikan.

“Apabila perusahaan sudah berjalan atau melakukan operasi, maka saya menjamin akan memenuhi kebutuhan dan permintaan demi kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Desa Wailoba,” jelasnya.

Djawal berharap, semoga masyarakat bisa kerja sama dengan perusahaan, agar dengan keberadaan perusahaan pun memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat.

“Mudah-mudahan masyarakat bisa bekerja sama dengan perusahaan, supaya masyarakat juga mendapatkan manfaat dengan adanya perusahaan,” tutupnya. (am)