Demul Si Mulyono Sunda

oleh -212 views
Dhimam Abror Djuraid

Oleh: Dhimam Abror Djuraid, Kolumnis tinggal di Surabaya

Gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terus menjadi sorotan. Gayanya yang eksentrik dan maverick–tidak konvensional, independen, dan keluar dari pakem kepemimpinan–selalu menjadi viral tetapi kontroversial.

Kabar terbaru, Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat walk out dari sidang paripurna, Jumat 16 Mei, karena tersinggung oleh ucapan Dedi ketika berpidato di Musrenbang Provinsi Jabar di Cirebon seminggu sebelumnya.

Dedi Mulyadi dianggap melecehkan DPRD karena menyindir lembaga itu banyak omong. Dedi juga menyindir bahwa dia bisa menjalankan program tanpa harus bergantung kepada biaya. Kalimat ini menyinggung perasaan anggota DPRD dari FPDI karena menyiratkan DPRD Jabar tidak suportif terhadap pengajuan anggaran oleh eksekutif.

Gaya kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menjadi tema perbincangan dalam program siniar (podcast) ‘’Disway News House’’, Kamis 15 Mei. Empat tokoh media hadir sebagai nara sumber. Dari kalangan akademisi diwakili oleh Associate Professor Harliantara ‘’Harley Prayuda’’ dari Unitomo. Dari organisasi kewartawanan hadir Lutfil ‘’Item’’ Hakim, ketua PWI Jatim. Dari praktisi media hadir Doan Widiandono, Pemimpin Redaksi Disway, dan Dhimam Abror mewakili pengamat media. Tommy C. Gutomo, CEO Disway, bertindak sebagai host diskusi.

No More Posts Available.

No more pages to load.