Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dalam upacara ini berasal dari siswa-siswi SMA yang tidak terpilih di tingkat kabupaten, namun tetap mendapat kesempatan tampil di hadapan masyarakat.
“Di sinilah mereka bisa tampil, meski hanya di tingkat kecamatan. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat desa, juga bagi siswa-siswi SMP dan SD yang turut menyaksikan,” jelasnya.
Irwan berharap, peringatan HUT RI ke-80 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, khususnya di Kecamatan Mangoli Utara Timur,” pungkasnya. (Jamil Gaus)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











