Desak Polda Ungkap Pembunuh Warga Banemo, Formapas Malut: Jangan Kambing Hitamkan Kelompok Nomaden

oleh -31 Dilihat
Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah PP FORMAPAS MALUT Brayen Putra Lajame, menilai penyebutan karakteristik kelompok nomaden belum cukup untuk menjawab pertanyaan utama mengenai siapa yang bertanggung jawab atas kematian Ali Daud.

Porostimur.com, Jakarta – Pengurus Pusat Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (PP FORMAPAS MALUT) mendesak Polda Maluku Utara mempercepat pengungkapan pelaku kematian Ali Daud, warga Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah.

Desakan tersebut muncul setelah Polda Maluku Utara menyampaikan perkembangan penyidikan yang menyebut karakteristik pelaku mengarah pada kelompok yang hidup berpindah-pindah atau nomaden di kawasan hutan. Namun, hingga konferensi pers pada Kamis (24/9/2026), polisi belum mengumumkan identitas maupun tersangka dalam kasus tersebut.

Ali Daud ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan Desa Bobane Jaya pada 2 April 2026. Berdasarkan keterangan kepolisian, penyidik telah melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk olah tempat kejadian perkara secara berulang, pemeriksaan 33 saksi, pemeriksaan forensik dan autopsi, analisis teknologi informasi, penelusuran citra satelit bersama BRIN, hingga penjejakan lapangan oleh tim Korps Brimob.

Baca Juga  Polres Aru Amankan Ribuan Tramadol, Penyalahgunaan Obat Disorot di Tengah Bentrokan Remaja Dobo

FORMAPAS Pertanyakan Kesimpulan Pelaku

Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah PP FORMAPAS MALUT Brayen Putra Lajame, menilai penyebutan karakteristik kelompok nomaden belum cukup untuk menjawab pertanyaan utama mengenai siapa yang bertanggung jawab atas kematian Ali Daud.

No More Posts Available.

No more pages to load.