Oleh: Ady Amar, Kolumnis
Nama Leonardo DiCaprio lekat dengan film-film besar, dari Titanic hingga The Revenant. Wajahnya dikenal di berbagai penjuru dunia, tetapi ada sisi lain dari aktor Hollywood ini yang menarik perhatian kita: kepeduliannya terhadap hutan Indonesia.
Pada November 2017, DiCaprio mengunggah sebuah video melalui akun Instagram-nya. Video itu menampilkan kebakaran hutan Kalimantan, kerusakan lingkungan, serta ancaman terhadap habitat orangutan. Materinya berasal dari Greenpeace, yang memperlihatkan pula kerja tim pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut.
DiCaprio mengajak masyarakat memberi perhatian pada hutan yang terus tergerus, seolah mengingatkan bahwa api yang membakar pepohonan tidak berhenti pada hilangnya hamparan hijau. Ada kehidupan yang ikut terancam di dalamnya.
Hampir sembilan tahun kemudian, persoalan itu kembali ia suarakan. Pada Oktober 2026, DiCaprio kembali mengunggah video yang menyoroti kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra, termasuk nasib orangutan yang kehilangan habitat dan warga yang terpapar asap. Sepanjang 2026, luas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia diperkirakan telah mencapai sekitar 800.000 hektare, bahkan berpotensi lebih besar seiring meluasnya kebakaran. Di balik angka itu ada kehidupan manusia, satwa yang kehilangan tempat tinggal, dan ekosistem yang membutuhkan waktu panjang untuk pulih.











