Diciduk BNN, Ahmad Yani Akan Dicopot Dari Jabatannya

oleh -36 views
Link Banner

Pejabat Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Bambang Hermawan mengatakan akan memberhentikan Ahmad Yani Albaar, oknum ASN di Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara dari jabatannya selalu bendahara, menyusul yang bersangkutan ditangkap aparat BNN karena mengkonsumsi narkotika jenis shabu.

Kepada wartawan di ruang kerjanya, lantai tiga Kantor Gubernur Maluku Utara, Senin (01/7), Bambang dengan tegas mengatakan, akan memberhentikan oknum tersebut dari jabatan bendahara.

”Dia akan diberhentikan dari jabatan bendahara, kita menunggu dulu surat resminya dari BNN Malut. Tetapi ketika kita bisa langsung mengkonfirmasi dan dipastikan kebenarannya, maka kita langsung berhentikan yang bersangkutan,” tegasnya.

Sekprov juga berharap agar pihak BNN Malut dapat memproses masalah tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dia juga meminta pihak BNN agar dapat menyelidiki dan mengungkap pengguna Narkoba lainnya yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dilingkup pemprov Malut.

Baca Juga  Gaji ke-13 Cair Besok, Begini Proses Rp5 Juta Masuk ke Rekening PNS

”Harus diproses hukum dengan sanksi tegas atas menggunakan Narkoba, apapun jenisnya itu. Kita juga berharap agar jaringan itu (Pengguna Narkoba, red) dilingkungan pemprov Malut harus diungkap tuntas,” pintanya.

Mantan Kepala Inspektorat Malut itu, juga menambahkan dalam waktu dekat pihaknya akan bekerjasama dengan BNN Malut dalam rangka melakukan tes urine kepada seluruh ASN di lingkup Pemprov Malut, sehingga dapat menciptakan pegawai yang bersih dari Narkoba. (red)