Diduga Bagi Sembako, Oknum Cakades Manaf Tertangkap Basah oleh Panitia Pilkades

oleh -327 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Manaf, Hakim Bauamona tertangkap basah oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Manaf dalam melakukan pembagian sembako berupa 1 karung beras 20 kg, gula 2 kg, satu dos daun teh, dan 1 botol minyak goreng yang diduga digunakan untuk kepentingan momentum pemilihan kepala desa (Pilkades) di tahun 2021.

Hal itu dibenarkan oleh Panitia Pilkades Manaf, Sirahim Buamona kepada media ini, Sabtu (10/4/2021).

Sirahim menuturkan, sebelumnya isu yang berkembang itu dari kemarin (Jumat, 9/4/2021), mereka ada rencana beli beras untuk dibagikan kepada masyarakat Desa Manaf. Dan ternyata betul, karena tepat pukul: 09.00 WIT mereka membagikan beras tersebut kepada warga setempat.

Oleh karena itu, Sirahim menambahkan, berdasarakan himbauan dari salah satu Panitia Pilkades Kabupaten, Sait Losen pada saat bimbingan teknik (Bimtek) tingkat Kecamatan di Desa Soamole, bahwa untuk seluruh Cakades tidak boleh malakukan money pilitic (Politik Uang), terutama incumbent. Maka daripada itu, dirinya bersama Ketua Panitia Pilkades Manaf, Muhajir Sangadji mendatangi oknum Cakades tersebut di kediamannya dengan tujuan untuk mempertanyakan terkait dengan pembagaian beras tersebut, namun mendapat tanggapan dari oknum cakades tidak wajar.

“Cakades bilang bahwa ini beta punya kemampuan. Jadi, untuk beta mau bagi ke sapa-sapa itu terserah beta. Dan sumbangan ini bukan untuk anak yatim, janda, maupun orang tidak mampu, tetapi bagi beta mau kase di sapa sapa itu terserah beta,” jelas Sirahim mengutip perkaatan Hakim Buamona.

Baca Juga  BUMN Ramai-Ramai Tagih Utang Ratusan Triliun ke Pemerintah, Ini Daftarnya

Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Manaf itu bilang, selain tanggapan dari oknum Cakades, istri oknum Cakades, Haviva Umalekhoa pun menyampaikan bahwa, bagi Cakades mana yang mampu ya pasti dia buat seperti ini.

“Bagi katong yang saat ini kandidat calon kepala Desa tiga orang ini sapa yang mampu, oke dia biking. Dan kalau tara percaya sapaya mau foto la posting supaya oarang banyak juga taukan beta yang bangga seng ka,” jelas Sirahim meniru perkataan Haviva Umalekhoa.

Sebagai BPD yang mempunyai fungsi pengawasan, sekaligus mewakili panitia Pilkades Manaf, Sirahim mendesak kepada panitia Pilkades Kabupaten untuk secepatnya mengambil langkah menyelesaikan problem tersebut.

“Dengan kejadian ini, kami dari panitian Pilkades serentak Desa Manaf mendesak kepada panitia Pilkades di tingkat Kabupaten agar bisa mengambil langkah yang tegas terhadap oknum Cakades tersebut. Karena jika dibiarkan, maka akan mencederai independesi demokrasi yang nantinya mengorbankan masyarakat banyak, dan merugikan para kandidat cakedes yang lain,” tutupnya.

Baca Juga  Hasil Southampton Vs Liverpool, The Reds Tumbang Dipermalukan Mantan

Terpisah, salah satu anggota Panitia Pilkades Kabupaten, Sait Losen saat dikonfirmasi media ini lewat telepon seluler manyampaikan, “coba menghubungi teman-teman Ketua Panitia dolo,” imbuhnya.

Sementara Ketua Panitia Kabupaten, Abdul Fatah Umasangaji saat dikonfirmasi via telpon seluler beberapa kali, namun nomornya tidak aktif hingga berita ini dipublikasi. (am)