[carousel_slide id=’11594′]
@Porostimur.com | Ambon : Semakin kompleksnya masalah yang akan dihadapi, baik saat ini maupun beberapa waktu kedepan, mengharuskan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memiliki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, khususnya dalam mengelola organisasi dimaksud.
Hal ini ditegaskan Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs Royke Lumowa,MM, saat resmi membuka pendidikan pembentukan bintara (Diktuba) tahun 2019, di Lapangan SPN Polda Maluku, Selasa (6/8).
Diktuba 2019 ini diikuti oleh 215 calon bintara (Caba) yang ditandai peresmian pembukaannya dengan pemotongan rambut dan penyiraman air kembang.
Menurutnya, ketersediaan personel yang memiliki kualitas unggul, menjadi aspek penting dalam mewujudkan keberhasilan pelaksanaan tugas Polri.

”Hal ini tidak dapat dipisahkan dari berbagai dinamika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujarnya mengutip sambutan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Prof. H Muhammad Tito Karnavian Ph.D.
Berbagai kejahatan lintas negara, jelasnya, seperti terorisme dan perdagangan narkotika, kejahatan terhadap kekayaan negara, berupa korupsi dan illegal fishing, kejahatan berimplikasi kontinjensi, seperti kerusuhan massa dan unjuk rasa anarkis, serta kejahatan konvensional, terus membutuhkan penanganan yang serius oleh Polri.




