Libatkan Pela-Gandong, Batumerah Bakal Gelar Karnaval Idul Adha

oleh -33 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@Porostimur.com | Ambon : Guna memeriahkan peringatan Hari Raya Idul Adha atau akrab disebut juga Hari Raya Qurban yang akan jatuh pada tanggal 11 Agustus nanti, Pemerintah Negeri Batumerah akan melakukan festival seni budaya, hadrat dan kegiatan-kegiatan lainnya, termasuk di dalamnya Karnaval Idul Adha.

Hal ini dibenarkan Kepala Saniri Negeri Batumerah, Salim Tahalua, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Rabu (7/8).

”Ini kegiatan tahunan yang secara turun temurun dilakukan di Negeri Batumerah. Kita akan melibatkan Pela dari  Passo dan Gandong dari Ema dalam pelaksanaan Karnaval Idul Adha. Karena itu akan ditata dengan rapi.  Maka dibentuk panitia yang dibentuk pemerintah melalui pemuda,” ujarnya.

Link Banner

Bukan saja memeriahkan peringatan hari raya, jelasnya, ajang dimaksud merupakan wadah bagi warga Batumerah untuk menunjukkan kepada masyarakat Maluku, khususnya kepada warga di Kota Ambon, tentang apresiasi akan tatanan adat yang masih terus dipelihara dan dilestarikan.

Baca Juga  Amankan Pesparani, Polda Maluku koordinir 1312 personil

Untuk itu, akunya, pihaknya akan mengundang berbagai instansi dan meminta dukungan seluruh masyarakat untuk menyukseskan kegiatan dimaksud.

”Kita ingin menunjukkan ke publik tentang tananan di Negeri Batumerah. Kita nantinya mengundang pemerintah daerah baik Kota Ambon,  Provinsi Maluku dan dinas terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata,” jelasnya.

Senada dengan Tahalua, Ketua Panitia, Hairul Hatala, menegaskan acara adat dimaksud direncanakan akan melibatkan Pela dan Gandong dari Negeri Batumerah.

”Intinya acara yang kita tuntaskan adalah hadrat yang biasa kita tuntaskan setiap tahun.  Tapi tahun ini kita libatkan Passo dan Ema. Passo tampilkan tari Cakalele, Ema perisai. Mereka tidak ikut karnaval.  Tapi ditampilkan di panggung kehormatan. Eksistensi kita sebagai  negeri adat itu memang ada. Nah, kita tonjolkan ke Maluku secara umum dan kota Ambon secara khusus bahwa Negeri Batumerah  betul-betul negeri adat yang mana mempunyai Pela dan mempunyai Gandong,” terangnya.

Baca Juga  Kini Nonton Bioskop Bisa Dilakukan Dari Mobil

Adanya keterlibatan pela dan gandong, terangnya, Negeri Batumerah  menunjukkan bahwa ikatan kekeluargaan meskipun berbeda agama, itu sangat kuat.

”Dengan tema membangun moralitas dan melestarikan budaya dan tradisi Negeri Batumerah. Di situ kita meningkatkan toleransi antar umat beragam dalam bingkai budaya dengan tajuk pela dan gandong,” timpalnya.

Selain mengusung nilai kebudayaan dan adat istiadat, tambahnya, ajang dimaksud juga merupakan wadah untuk membantu Pemerintah Kota Ambon dengan program destinasi budayanya.

”Ini juga kita membantu program kota yaitu tentang destinasi kebudayaan. Jadi di situ kita kawinkan antara budaya, agama dan adat istiadat atau kebisaan kita di Negeri Batumerah,” pungkasnya. (dayon)