“Kami juga mengajak masyarakat untuk kembali mengonsumsi pangan lokal. Kenyang tidak harus nasi,” ujar Siti Hawa.
Rangkaian Kegiatan Menyambut HPS 2025
Dalam rangka HPS, Pemkab Kepulauan Sula menyiapkan beberapa kegiatan strategis, antara lain:
- Gerakan Pangan Murah selama empat hari di tiga kecamatan, yakni Sanana, Mangoli Tengah, dan Mangoli Timur, bekerja sama dengan Bulog Kancab Ternate, Dinas Koperindag, Dinas Pertanian, dan petani lokal.
- Pembagian bibit cabai kepada masyarakat bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sula.
- Bazar olahan pangan lokal, kerja sama dengan Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan UMKM.
- Pemberian 50 paket bantuan pangan kepada keluarga anak stunting dan keluarga berisiko stunting.
- Penyerahan Sertifikat Produk Prima-3 kepada petani Desa Waihama dan Desa Fogi, atas nama Bapak Eko Widodo dan Bapak Kamarudin Kharie. Produk ini dinyatakan aman dengan level residu di bawah ambang batas melalui uji laboratorium bersama Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah Provinsi Maluku Utara.
Dorong Konsumsi Lokal dan Kesejahteraan Masyarakat
Siti Hawa menegaskan, kegiatan ini tidak hanya untuk membantu masyarakat memperoleh pangan murah, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan pangan lokal yang berkualitas dan aman dikonsumsi.
“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, petani, dan masyarakat, kita harapkan Kepulauan Sula bisa membangun sistem pangan lebih tangguh dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Jamil Gaus)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com










