Disaksikan Seluruh Masyarakat, Kantor Desa Iso Kembali Dibuka Melalui Ritual Sasi Adat

oleh -175 views
Link Banner

Porostimur.com | Maluku Tenggara: Dua Tahun Enam Bulan disasi karena perseteruan kursi kepala ohoi defenitif, kini Kantor Desa Iso, Kecamatan Kei Kecil Timur, kembali dibuka dengan adat oleh masyarakat pemilik tanah dan siap digunakan pemerintah desa.

Berdasrakan informasi yang dihimpun Porostimur.com sasi tersebut dipasang karena kepemimpinan dari pejabat kepala desa sebelumnya dinilai tidak merakyat, sehingga terjadi perseteruan yang berujung pada aksi palang kantor desa melalui proses Sasi oleh pemilik tanah.

Bertempat di depan Kantor Desa Iso, Kamis (3/6/2021) disaksikan oleh masyarakat bersama pemerintah desa dan tetua adat, ritual adat membuka sasi berlangsung aman dan damai hingga selesai.

Kepada pewarta di Desa Iso, tetua adat Hironimus Tharob menjelaskan, Sasi tersebut dipasang berdasarkan hal yang sangat mendasar dan dibuka karena kondisi desa sudah kembali normal, di mana kerukunan masyarakat mulai tercipta di bawah kepemimpinan kepala desa defenitif yang baru.

“Sasi ini dipasang tidak sembarang, dipasang ditanah itu karena hal mendasar. Kondisi masyarakat desa yang berseteru karena kepentingan kelompok tertentu. Nah hari ini kami buka karena kondisi desa sudah membaik, masyarakat sudah damai dan hidup rukun dan kami buka agar digunakan kembali sebagaimana mestinya,” jelas Tharob.

Baca Juga  Prediksi Arsenal vs Manchester City Liga Inggris: Meriam London Melempem, The Citizens Tanpa Cacat

Sementara itu Kepala Desa Iso, Vinsensius Jamrewav mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan menyelesaikan persoalan tersebut demi pembangunan desa kedepan

“Pertama-tama, Saya mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Iso dan bersyukur bahwa kami sudah boleh kembali melaksanakan ritual adat membuka sasi di depan kantor desa dan siap digunakan kembali,” ungkapnya.

Ditanya menganai aset kantor desa yang tidak sempat diambil dan sudah hilang, Kades Iso itu menjawab sudah disepakati bersama staf desa dan masyarakat akan melakukan pengadaan baru agar tidak ada indikasi memprovokasi masyarakat.

“Untuk aset desa yang di dalam kantor itu memang sudah hilang, seperti laptop dan lain-lain, tapi tidak jadi masalah dan tidak perlu dipermasalahkan lagi. Saya dan staf, juga masyarakat sudah sepakat mengiklaskan dan akan melakukan pengadaan baru, sehingga tidak ada isu yang beredar dan ganggu Kamtibmas,” tukas Vinsensius.

Baca Juga  Secangkir Kopi Harapan

“Saya juga mengajak dan berharap agar seluruh masyarakat Iso, baik di dalam desa, di luar desa dan di luar kota agar bersama-sama bergandeng tangan membangun Desa Iso tercinta kedepannya,” pungkas Vinsensius. (marlon)

No More Posts Available.

No more pages to load.