Dampak situasi keamanan juga terasa di ibu kota. Sejumlah instansi pemerintah di Riyadh dilaporkan menginstruksikan pegawainya bekerja dari rumah. Informasi tersebut disampaikan seorang pekerja dan dua konsultan kepada kantor berita AFP.
Kingdom Centre, gedung pencakar langit setinggi 99 lantai di pusat Riyadh yang juga menampung kantor regional Dana Moneter Internasional (IMF), turut meminta para pekerja untuk tidak datang ke lokasi hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Pada Minggu, seorang pegawai instansi pemerintah menerima pesan yang menyatakan penerapan sistem kerja jarak jauh mulai Senin hingga Kamis pada pekan tersebut. Meski demikian, pesan itu juga meminta para pegawai tetap menjalankan kegiatan seperti biasa.
Sejumlah perusahaan yang berkantor di King Abdullah Financial District, kawasan bisnis yang menampung berbagai perusahaan besar, termasuk perusahaan asal Amerika Serikat, juga dilaporkan meminta pegawainya bekerja dari rumah.
Penundaan FII dan penerapan kerja jarak jauh di sejumlah lokasi menunjukkan dampak situasi keamanan terhadap aktivitas bisnis di Arab Saudi. Namun, jadwal baru konferensi investasi tersebut masih menunggu pengumuman resmi dari penyelenggara.
sumber: sindonews










