“Kami minta kepada teman-teman sopir angkot untuk bersabar, memang mereka kena dampak kenaikan BBM, tetapi sudah dilakukan kesepakatan bersama untuk penetapan tarif baru,” katanya.
Sapulette menambahkan, tahapan penetapan tarif baru dilakukan Dishub bersama Organda dan Asosiasi Supir Angkot kota Ambon, dilanjutkan meminta pertimbangan dari DPRD baru dilakukan penetapan. (Keket)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









